R
1
2
3

Dekomposisi H2O2

\( 2H_2O_2 \xrightarrow{Katalis} 2H_2O + O_2 \uparrow \)

Katalis: MnO2 (Mangan Dioksida)

Legenda Molekul

Katalis (kristal padat)
H2O2 — O merah, H putih
O2 — Gas hasil (naik)
H2O — produk sampingan
Geser untuk memutar • Scroll untuk zoom • Katalis menyediakan permukaan tempat reaktan bertumbukan

Fungsi Katalis

Katalis mempercepat reaksi dengan menurunkan energi aktivasi (Ea), tanpa dikonsumsi dan tanpa mengubah ΔH reaksi.

Keterampilan Proses Sains

Latih 7 keterampilan proses sains secara sistematis. Klik Cek Jawaban untuk validasi otomatis.

Kuis Pemahaman

10 soal pilihan ganda untuk menguji pemahaman. Setiap jawaban langsung diberi umpan balik.

Kondisi
Tanpa Katalis
MnO₂ • Suhu 25°C
Stopwatch
00:00.00
Volume O2 0 mL
Gelembung Muncul
Reaksi Selesai
0
Tumbukan
0
Reaksi
0.0/s
Laju Reaksi
0
H₂O₂
0
O₂
0
H₂O

Pelajari diagram energi aktivasi interaktif di panel bawah.

Skor KPS
0/7
Skor Kuis
0/10

Langkah Kerja

  1. Pilih jenis katalis & jumlah.
  2. Atur suhu larutan (opsional).
  3. Tekan Mulai Reaksi.
  4. Amati volume gas O2 & waktu.
  5. Catat data, ulangi untuk kondisi lain.
  6. Bandungkan dengan grafik real-time.

Suhu Larutan

5°C 25°C 80°C

Suhu lebih tinggi = reaksi lebih cepat

Jenis Katalis

MnO2
Mangan Dioksida
FeCl3
Besi(III) Klorida
KI
Kalium Iodida

Jumlah Katalis

Tanpa Katalis
Reaksi alami (sangat lambat)
Sedikit
0.5 gram
Banyak
1.0 gram

Data Pengamatan

NoKatalisJumlahSuhut (s)Vol O₂

Pencapaian (Badge)

🧪 Eksperimen 1 ⚖️ Komparator 🌡️ Termalis ⚛️ Katalis Master
Waktu per Kondisi (Bar)
Belum ada data
Volume O₂ vs Waktu (Real-time)

Lembar Kerja KPS

Keterampilan Proses Sains — Pengaruh Katalis pada Laju Reaksi

1

Mengamati

Lakukan simulasi di tab Makroskopis. Amati apa yang terjadi pada larutan H2O2 sebelum dan sesudah katalis ditambahkan.

Petunjuk: sebutkan minimal 2 fenomena (gelembung gas & perubahan waktu reaksi).

2

Mengklasifikasi

Identifikasi variabel-variabel dalam eksperimen ini.

3

Merancang Eksperimen

Pilih alat dan bahan yang diperlukan untuk menyelidiki pengaruh katalis:

4

Memprediksi

Sebelum melihat hasil, prediksikan perbandingan waktu reaksi:

5

Merumuskan Hipotesis

Lengkapi pernyataan hipotesis berikut:

"Jika ke dalam larutan H2O2 ditambahkan katalis MnO2, maka laju reaksi dekomposisi akan ... (1)... karena katalis dapat ... (2)... energi aktivasi."
6

Menafsirkan Data

Berdasarkan data pengamatan yang telah kamu catat di tabel:

7

Menyimpulkan

Tulis kesimpulan akhir dari seluruh kegiatan:

Petunjuk: sebutkan hubungan katalis → energi aktivasi → laju reaksi.

Total Skor KPS: 0/7

1. Definisi & Fungsi Katalis

Katalis adalah zat yang mempercepat laju reaksi kimia dengan cara menyediakan jalur reaksi alternatif yang memiliki energi aktivasi lebih rendah, tetapi tidak mengalami perubahan kimia permanen dan tidak ikut menjadi produk akhir reaksi.

Katalis bekerja dengan cara menyediakan jalur reaksi alternatif (mekanisme berbeda) yang memiliki energi aktivasi (Ea) lebih rendah. Dengan Ea lebih rendah, lebih banyak partikel reaktan yang memiliki energi melebihi Ea, sehingga lebih banyak tumbukan efektif terjadi per satuan waktu. Akibatnya, laju reaksi meningkat.

Penting dicatat: katalis tidak mengubah ΔH (perubahan entalpi) reaksi, tidak menggeser posisi kesetimbangan, dan tidak menyebabkan reaksi mustahil menjadi mungkin. Katalis hanya mempercepat tercapainya kesetimbangan.

2. Diagram Energi Aktivasi (Interaktif)

Koordinat Reaksi → Energi Reaktan H₂O₂ Produk H₂O + O₂ Eₐ tinggi 75 kJ/mol Eₐ rendah 45 kJ/mol ΔH Tanpa Katalis Dengan Katalis

Katalis menurunkan Eₐ dari 75 → 45 kJ/mol. ΔH tetap sama.

3. Teori Tumbukan & Teori Kompleks Teraktifkan

Teori Tumbukan menyatakan bahwa reaksi kimia terjadi ketika partikel-partikel reaktan bertumbukan dengan energi yang cukup (≥ Ea) dan orientasi yang benar. Tumbukan yang memenuhi syarat ini disebut tumbukan efektif. Katalis meningkatkan jumlah tumbukan efektif dengan menurunkan ambang energi aktivasi.

Teori Kompleks Teraktifkan menjelaskan bahwa katalis membentuk kompleks teraktifkan sementara dengan reaktan. Kompleks ini memiliki energi lebih rendah dibandingkan kompleks teraktifkan pada reaksi tanpa katalis, sehingga lebih mudah terurai menjadi produk. Setelah produk terbentuk, katalis kembali ke keadaan semula.

Persamaan Arrhenius: \( k = A \cdot e^{-E_a / RT} \)

di mana k = konstanta laju, A = faktor frekuensi, Ea = energi aktivasi, R = konstanta gas, T = suhu (K). Penurunan Ea oleh katalis menyebabkan nilai k membesar secara eksponensial, sehingga laju reaksi meningkat drastis.

4. Karakteristik Katalis

1. Tidak Dikonsumsi

Katalis tidak habis terpakai; dapat dipulihkan di akhir reaksi dalam jumlah & bentuk yang sama.

2. Menurunkan Eₐ

Hanya menyediakan jalur alternatif dengan energi aktivasi lebih rendah.

3. Tidak Mengubah ΔH

Perubahan entalpi reaksi tetap sama baik dengan maupun tanpa katalis.

4. Spesifik

Katalis biasanya bekerja spesifik untuk reaksi tertentu (selective catalysis).

5. Diperlukan Sedikit

Jumlah kecil katalis dapat mempercepat reaksi dalam skala besar.

6. Bisa Diracuni

Kontak dengan zat pengotor (racun katalis) dapat menonaktifkan katalis.

5. Inhibitor (Katalis Negatif)

Inhibitor adalah zat yang justru memperlambat atau menghambat laju reaksi dengan menaikkan energi aktivasi atau memblokir tempat aktif katalis. Berlawanan dengan katalis, inhibitor dipakai ketika kita ingin mengendalikan atau mencegah reaksi yang tidak diinginkan.

Contoh: tetraetiltimur (TEL) pada bensin, pengawet makanan (seperti natrium benzoat) yang menghambat pertumbuhan mikroba, dan obat-obatan antibiotik yang menghambat enzim bakteri.

Jenis-Jenis Katalis

🔬 Homogen

Fase sama dengan reaktan.

Contoh: H₂SO₄ dalam esterifikasi asam cuka + etanol

⚗️ Heterogen

Fase berbeda dengan reaktan.

Contoh: MnO₂ (padat) dalam H₂O₂ (cair); Fe (padat) dalam Haber-Bosch

🧬 Biokatalis (Enzim)

Protein yang bekerja spesifik pada reaksi biologis.

Contoh: Katalase dalam hati memecah H₂O₂; amilase dalam ludah

♻️ Autokatalis

Produk reaksi itu sendiri menjadi katalis.

Contoh: Mn²⁺ hasil dekomposisi KMnO₄ mempercepat reaksi

Aplikasi Katalis dalam Kehidupan

Industri: Fe/Ni dalam Haber-Bosch (NH₃), V₂O₅ dalam pembuatan H₂SO₄.
Otomotif: Katalis konverter (Pt/Pd/Rh) mengubah CO → CO₂.
Makanan: Enzim rennin mengentalkan susu jadi keju.
Tubuh: Enzim katalase memecah H₂O₂ beracun menjadi H₂O + O₂.
Detergen: Enzim protease/lipase menghilangkan noda protein/lemak.
Energi: Katalis dalam sel bahan bakar (fuel cell) & reformasi hidrogen.

Perbandingan Katalis di Simulasi Ini

KatalisTipeKekuatan
MnO₂HeterogenSangat Kuat
FeCl₃HomogenSedang
KIHomogenKuat

Pengaturan Simulasi

25
1050
1.0x
DinginPanas

Statistik & Analisis

Siap
10
Katalis
0
Tumbukan
0
Reaksi
0%
Efisiensi
0
H₂O₂ Aktif
0
O₂ Terbentuk
0
H₂O Terbentuk
Reaksi Kumulatif (real-time) 0.0/s
Legenda Molekul
H₂O₂ (reaktan)
O₂ (gas naik)
H₂O (produk)
Katalis (kristal)
Persamaan: 2H₂O₂ → 2H₂O + O₂ ↑ — Setiap tumbukan efektif menghasilkan 1 O₂ + 2 H₂O.

Kuis Pemahaman

10 soal pilihan ganda — jawab & langsung dapat umpan balik

Skor
0/10

Panduan Penggunaan

🔬 Tab Makroskopis

Eksperimen tingkat laboratorium. Pilih jenis katalis (MnO₂/FeCl₃/KI), jumlah, dan suhu. Mulai reaksi, amati volume O₂ yang dihasilkan, dan catat datanya. Bandingkan beberapa kondisi menggunakan grafik bar & grafik real-time.

📝 Tab KPS

Lembar kerja 7 keterampilan proses sains. Jawab semua pertanyaan, lalu klik Cek Jawaban untuk validasi otomatis dengan umpan balik warna (hijau=benar, merah=salah). Unduh jawaban sebagai TXT atau cetak laporan lengkap.

📚 Tab Teori

Materi lengkap: definisi katalis, diagram energi interaktif (klik tombol untuk bandingkan), teori tumbukan & kompleks teraktifkan, persamaan Arrhenius, karakteristik, jenis-jenis katalis, inhibitor, dan aplikasi sehari-hari.

⚛️ Tab Mikroskopis

Simulasi molekul tingkat atomik dengan model ball-and-stick (bisa diubah ke space-fill). Molekul H₂O₂, O₂, dan H₂O ditampilkan dengan atom O (merah/hijau/biru) dan H (putih). Katalis ditampilkan sebagai kristal 3D. Lihat tumbukan, kilatan reaksi, dan garis jalur tumbukan secara real-time.

🎯 Tab Kuis

10 soal pilihan ganda untuk menguji pemahaman. Setiap jawaban langsung diberi umpan balik. Klik Ulangi untuk mengulang kuis.

🎮 Kontrol 3D Baru

  • Kamera preset (tombol bulat di bawah canvas): depan, samping, atas, zoom, reset — dengan animasi smooth tween
  • Screenshot 3D (ikon kamera kanan atas): simpan PNG view saat ini
  • Slow-motion: perlambat reaksi 3x untuk observasi detail
  • Mode molekul (tab Mikroskopis): toggle Ball-Stick ↔ Space-Fill
  • Toggle ikatan: tampilkan/sembunyikan ikatan kimia
  • Data Logger (tab Makroskopis): unduh CSV data real-time high-resolution (waktu, volume, rate)

💡 Tips

  • Di simulasi 3D: geser untuk memutar, scroll untuk zoom
  • Hover kata berwarna kuning (seperti energi aktivasi) untuk melihat penjelasan
  • Progres tersimpan otomatis di browser (localStorage)
  • Klik tombol "Contoh" untuk memuat data perbandingan siap pakai
  • Aktifkan Slow-Mo untuk melihat detail tumbukan molekul